Selasa, 20 Juni 2017

KESLING BAB.V, KONSELING PADA PENDERITA KERACUNAN PESTISIDA ,AKREDITASI PUSKESMAS



KEGIATAN KONSELING PADA PENDERITA KERACUNAN PESTISIDA / BAHAN KIMIA



SOP
No. Dokumen:
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
UPT Puskesmas





 
KESLING BAB V, KONSELING, PENDERITA ,KERACUNAN ,PESTISIDA ,AKREDITASI PUSKESMAS
KERACUNAN PEPTISIDA

1.    Pengertian
Hubungan komunikasi antara tenaga kesehatan lingkungan dengan pasien yang bertujuan untuk mengenali dan memecahkan masalah kesehatan lingkungan yang di hadapi penderita keracunan pestisida / bahan kimia.
2.    Tujuan
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pelaksanaan kegiatan konseling pada penderita keracunan pestisida / bahan kimia
3.    Kebijakan
à         SK Kepala Puskesmas No.     /SK/    /201 Tentang Pendokumentasian kegiatan perbaikan kinerja
4.    Referensi
Permenkes nomor 13 tahun 2015 tentang Penyelenggaran pelayanan kesehatan lingkungan di puskesmas
5.    Prosedur / Langkah-langkah
1.    Petugas melakukan persiapan yaitu menyiapkan tempat,daftar pernyataan /formulir dan media informasi / alat peraga.
2.    Petugas melakukan pendataan tenaga identitas pasien/ data umum.
3.    Petugas melakukan identifikasi masalah kesehatan lingkungan dan perilaku berdasarkan pertanyaan di formulir yaitu cara penyimpanan tidak baik,cara kerja tidak benar,perilaku tidak higienis.
4.    Petugas membuat analisa / dugaan penyebab penyakit diare berdasarkan dari identifikasi masalah.
5.    Petugas memberikan saran yang diarahkan pada penyuluhan yang berkaitan dengan perilaku / saran sesuai dengan masalahnya.
6.    Petugas melakukan rencana tindak lanjut / kesepakatan untuk kunjungan lapangan awal yaitu kesepakatan antara petugas dan pasien untuk tindak lebih lanjut.
7.    Petugas melakukan pendokumentasian kegiatan konseling.
6.    Hal-hal yang perlu di perhatikan
Tehnik komunikasi yang baik
7.    Unit terkait
Program kesling dan program kesehatan
8.    Dokumen terkait
à         Register konseling
9.    Rekaman historis perubahan

No
Yang dirubah
Isi Perubahan
Tanggal mulai dilakukam
















UPT Puskesmas
KEGIATAN KONSELING PADA PENDERITA KERACUNAN PESTISIDA  / BAHAN KIMIA
DAFTAR TILIK
No. Kode                :
Terbitan                 :
No. Revisi              :
Tgl. Mulai Berlaku :
Halaman               :
No
Langkah kegiatan
Ya
Tidak
Tidak Berlaku
1
Apakah Petugas melakukan persiapan yaitu menyiapkan tempat,daftar pertanyaan / formulir dan media informasi /alat peraga



2
Apakah Petugas melakukan pendataan tentang identitas pasien /data umum



3
Apakah Petugas melakukan identifikasi masalah kesehatan lingkungan dan perilaku berdasarkan pertanyaan di formulir yaitu cara penyimpanan tidak baik,cara kerja tidak benar,perilaku tidak higienis.



4
Apakah Petugas membuat analisa / dugaan penyebab penyakit diare berdasarkan dari identifikasi masalah



5
Apakah Petugas memberikan saran yang di arahkan pada penyuluhan yang berkaitan dengan perilaku / saran sesuai dengan masalahnya



6
Apakah Petugas melakukan renacana tindak lanjut / kesepakatan untuk kunjungan lapangan awal yaitu kesepakatan antara petugas dan pasien untuk tindakan lebih lanjut



7
Apakah Petugas mendokumentasikan kegiatan konseling




CR : ...................................... %
     ,
Pelaksana / Auditor





Nyeri Dada Sebelah Kiri Awal Serangan Jantung


Tiba – tiba mendapat serangan jantung, penyakit yang berbahaya  dan bisa menimbulkan kematian yang mendadak , perlu untuk di ketahui.
bahwa serangan jantung awal di tandai dengan  rasa nyeri di dada sebelah kiri. Gejala  nyeri dada tersebut ,akan  hilang dan timbul dalam jangka 5-10 menit. Namun, hal tersebut sering diabaikan.
 
Nyeri Dada, Sebelah Kiri, Awal Serangan Jantung,jantung koroner,tanda-tanda,serangan,jantung,obat,herbal,penyebab,
Nyeri Dada Sebelah Kiri Awal Serangan Jantung

Tanda – tanda Serangan Jantung
1.Dada terasa sesak dan berat sehingga sangat sulit untuk bernafas
merasakan sesak nafas yang berat.
2.Mengeluarkan keringat, perut terasa mual, dan timbul perasaan cemas
Kondisi tersebut muncul serta-merta berbarengan dengan sesaknya nafas sampai kesulitan saat bernafas.
3,Rasa sakit yang menjalar
Leher terasa sakit, yang diikuti oleh rasa sakit pada lengan kiri dan rahang, di bagian belakang perut, dan juga terjadi pada salah satu bahu.
4.Denyut jantung berdenyut kencang atau lebih cepat
Di saat yang bersamaan, badan juga tiba-tiba merasa sangat lemas. Dan yang perlu diperhatikan gejala-gejala berbahaya di atas bisa terjadi sekalipun sedang beristirahat dalam arti tidak sedang melakukan aktifitas. Namun demikian, gejala di atas juga bisa muncul sehabis berolahraga, setelah makan , atau ketika sedang stres.
Perlu di ketahui, otot-otot jantung akan mengalami kerusakan permanen setelah terjadi serangan jantung. Untuk mencegah terjadinya kerusakan yang lebih banyak dan parah hubungi dokter anda.




Senin, 12 Juni 2017

BAB V, AKREDITASI PUSKESMAS , KAMPANYE HYGIEENE SANITASI SEKOLAH ,LENGKAP



PANDUAN KEGIATAN KAMPANYE HYGIEENE
SANITASI SEKOLAH






akreditasi puskesmas,ukm,bab V,kesling,KAMPANYE HYGIEENE SANITASI SEKOLAH  ,
KAMPANYE HYGIEENE SANITASI SEKOLAH  










BLUD UPT PUSKESMAS .....
DINAS KESEHATAN KABUPATEN ........
201..
PEMDA

KEGIATAN KAMPANYE HYGIENE SANITASI SEKOLAH
PANDUAN
No. Dukumen :
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Puskesmas ........
TTD
KAPUS

BAB I
DEFINISI

Kampanye hygiene sanitasi sekolah adalah kegiatan mengedukasi siswa sekolah Dasar tentang pentingnya sanitasi dan dapat mendorong siswa untuk berperilaku bersih dan sehat diharapkan para siswa dapat mempengaruhi orang tuanya dan masyarakat untuk berperilaku bersih dan sehat karena terpicu dengan pendidikan Higiene sanitasi yang didapatnya di sekolah




BAB II
RUANG LINGKUP
I.             SASARAN
Anak sekolah dasar yang ada di wilayah kerja puskesmas .....
II.           PELAKSANAAN
a.    Fungsi dan peran
Fungsi dan peran Pukesmas ...... dalam kegiatan Kampanye Hygiene sanitasi di sekolah adalah :
1.   Kepala Puskesmas sebagai penanggungjawab kegiatan
2.   Bidan dan Tenaga Kesling bertanggungjawab dalam pelaksanaan kegiatan Kampanye Hygiene Sanitasi di sekolah
b.   Sarana dan Prasarana :
1.   Materi penyuluhan
2.   Alat-alat penyuluhan, seperti : Icd, Pengeras suara, laptop, alat peraga
3.   Alat transportasi dengan perlengkapannya



BAB III

TATA LAKSANA
I.             PERSIAPAN
Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum pelaksanaan kegiatan Kampanye Hygiene Sanitasi sekolah :
1.   Pendataan / daftar hadir siswa
2.   Mempersiapkan sarana dan prasarana.
3.   Pelaksanaan melakukan kegitan Kampanye Hygiene Sanatisa sekolah
II.           PELAKSANAAN
Pelaksanaan kegiatan Kampanye Hygiene Sanitasi Sekolah adalah :
1.   Mengadakan rapat untuk membicarakan kegiatan Kampanye HS dengan bidan desa untuk melakukan penyuluhan di sekolah Dasar di wilayah binaan bidan desa.
2.   Menentukan lokasi / tempat pelaksanaan kegiatan Kampanye HS.
3.   Menentukan jadwal kegiatan.
4.   Serta materi yang akan diberikan kegiatan Kampanye HS.
5.   Pelaksanaan kegiatan penyuluhan Kampanye HS
a.    Menentukan tanggal kegiatan
b.   Membuat Surat Undangan dengan di ketahui oleh Kepala Puskesmas .......
c.    Memberikan surat Undangan ke Sekolah Dasar
d.   Petugas datang ke sekolah Dasar sesuai jadwal kegiatan yang telah disusun
e.    Petugas memberitahu maksuud dan tujuan penyuluhan Kampanye HS
f.     Menyampaikan materi penyuluhan Kampanye HS dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan demnstrasi / peragaan yaitu tentang cuci tangan pakai sabun. Stop BABS, Pencegahan Penyakit karena air dan sanitasi, perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah
g.    Menganalisa hasil penyuluhan Kampanye HS untuk merencanakan kegiatan berikutnya serta membuat laporan
6.   Evaluasi kegiatan Penyuluhan kampanye HS
a.    Melakkukan analisa serta mengullang kembali dengan mempratekkan kembali 6 langkah cuci tangan pakai sabun yang benar dan menanyakan kembali materi yang telah di smapaikan kepada siswa
b.   Membuat lapooran hasil penyuluhan Kampanye HS kepada Kepala Puskesmas



BAB IV
DOKUMENTASI

Setelah dilaksanakan kegiatan Penyuluhan HS, maka dilakukan pencatatan dan pelaporan sebagai berikut :
1.   Buku catatan harian petugas
2.   Laporan hasil pelaksanaan
3.   Surat tugas
4.   Foto dokumentasi kegiatan Penyuluhan HS