Selasa, 19 Juni 2018

7445 SOP EVALUASI INFORMED CONSENT PUSKESMAS


SOP EVALUASI INFORMED CONSENT





EVALUASI INFORMED CONSENT

  


SOP
No. Dokumen
:
No. Revisi
:
Tanggal Terbit
:
Halaman
:
UPT PUSKESMAS




1.   Pengertian
Evaluasi Inform consent  adalah suatu kegiatan untuk  menilai efektifitas dari inform consent yang diberikan  kepada pasien.

2.   Tujuan
Menilai efektifitas dari inform consent yang telah diberikan

3.      Kebijakan
SK Kepala Puskesmas No. 188.4/7.6.6.2/SK/I…/ 201 tentang Kebijakan Pelayanan Klinis UPT Puskesmas

4.   Referensi
Permenkes No 290/Menkes /Per /III/2008 dan UU No 29 tahun 2004 Pasal 45 Manual Persetujuan Tindakan Kedokteran KKI tahun 2008

5.   Alat dan Bahan
-       
6.   Prosedur/ Langkah – langkah
1.    Kepala Puskesmas dan Koordinator pelayanan klinis menentukan standar penilaian inform consent
2.    Koordinator pelayanan klinis membuat form penilaian evaluasi inform consent sesuai standart yang telah ditentukan,
3.    Koordinator pelayanan klinis menentukan jadwal pelaksanaan evaluasi inform consent,
4.    Koordinator pelayanan klinis menyampaikan rencana evaluasi inform consent kepada seluruh petugas kesehatan,
5.    Koordinator pelayanan klinis melakukan penilaian/menganalisa inform consent sesuai dengan form penilaian,
6.    Koordinator pelayanan klinis mencatat hasil penilaian inform consent,
7.    Koordinator pelayanan klinis membuat laporan untuk Kepala Puskesmas,
8.    Kepala Puskesmas menerima laporan hasil evaluasi inform consent,
9.    Kepala Puskesmas dan koordinator  pelayanan medis membuat rencana tindak lanjut,
10. Koordinator pelayanan klinis beserta petugas kesehatan melaksanakan tindak lanjut,
11. Koordinator pelayanan klinis mencatat hasil dari tindak lanjut yang dilakukan.

7.   Unit terkait
Semua Pemberi Layanan Klinis dan Medis

8.   Dokumen terkait
-      Form inform consent
-      Form penilaian evaluasi inform consent
-      Buku laporan evaluasi






9.   Rekaman historis  perubahan
No
Yang dirubah
Isi Perubahan
Tgl.mulai diberlakukan
















7441 DAFTAR TILIK INFORMED CONSENT PUSKESMAS

DAFTAR TILIK  INFORMED CONSENT



 

 

 

 

 

 

UPT PUSKESMAS

INFORMED CONSENT



NO

KEGIATAN

YA

TIDAK

1

Apakah dokter/perawat/bidan menyiapkan lembar inform consent?

2

Apakah dokter/perawat/bidan menginformasikan mengenai prosedur  tindakan yang akan dilakukan, tujuan, manfaat, dampak kalau tidak dilakukan dan resiko dari tindakan tersebut kepada pasien dan keluarga?

3

Apakah dokter/perawat/bidan memastikan tingkat pemahaman pasien dan keluarga terhadap informasi yang diberikan?

4

Apakah dokter/perawat/bidan menjelaskan kembali mengenai informasi yang belum dimengerti pasien dan keluarga?

5

Apakah Pasien diberi kesempatan untuk menerima atau menolak tindakan yang diberikan?

6

Apakah dokter/perawat/bidan memberikan form  inform consent kepada pasien atau keluarga?

7

Apakah Pasien diberi kesempatan untuk membaca isi dari inform consent?

8

Apakah Pasien menanda tangani form inform consent beserta saksi?

9

Apakah dokter/perawat/bidan menanda tangani form inform concent yang sudah ditandatangani pasien dan saksi?

10

Apakah dokter/perawat/bidan menyimpan form inform consent yang telah ditandatangani pasien atau keluarga di dalam rekam medis pasien?

11

Apakah dokter/perawat/bidan mendokumentasikan kegiatan?


Compliance Rate  (CR) ..................... %
                                                                             ,

                                                                             Pelaksana / Auditor


                                                                             ...................................

7441 SOP INFORMED CONSENT PUSKESMAS

SOP INFORMED CONSENT



INFORMED CONSENT

SOP

No. Dokumen

:

No. Revisi

: 00

Tanggal Terbit

:

Halaman

: 1

UPT PUSKESMAS

 

 

1.   Pengertian

Informed Consent adalah persetujuan tindakan kedokteran yang diberikan oleh pasien atau keluarga terdekatnya setelah mendapatkan penjelasan secara lengkap mengenai tindakan kedokteran yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut

2.   Tujuan

1.    Memberikan perlindungan kepada pasien terhadap tindakan dokter yang sebenarnya tidak diperlukan dan secara medik tidak ada dasar pembenarannya yang dilakukan tanpa sepengetahuan pasiennya.

 

2.    Memberi perlindungan hukum kepada dokter terhadap suatu kegagalan dan bersifat negatif, karena prosedur medik modern bukan tanpa resiko, dan pada setiap tindakan medik ada melekat suatu resiko

3.      Kebijakan

SK Kepala Puskesmas No 188.4/7.6.6.2/SK/…I / 201 tentang Kebijakan Pelayanan Klinis UPT Puskesmas

4.   Referensi

PerMenKes no 290/MenKes/Per/III/2008 dan UU no 29 th 2004 Pasal 45 Manual Persetujuan Tindakan Kedokteran KKI tahun 2008

5.   Alat dan Bahan

-       

6.   Prosedur/ Langkah – langkah

1.    Dokter/perawat/bidan menyiapkan lembar inform consent,

2.    Dokter/perawat/bidan menginformasikan mengenai prosedur  tindakan yang akan dilakukan, tujuan, manfaat, dampak kalau tidak dilakukan dan resiko dari tindakan tersebut kepada pasien dan keluarga

3.    Dokter/perawat/bidan memastikan tingkat pemahaman pasien dan keluarga terhadap informasi yang diberikan,

4.    Dokter/perawat/bidan menjelaskan kembali mengenai informasi yang belum dimengerti pasien dan keluarga,

5.    Pasien diberi kesempatan untuk menerima atau menolak tindakan yang diberikan

6.     Dokter/perawat/bidan memberikan form  inform consent kepada pasien atau keluarga,

7.    Pasien diberi kesempatan untuk membaca isi dari inform consent,

8.    Pasien menanda tangani form inform consent beserta saksi,

9.    Dokter/perawat/bidan menanda tangani form inform concent yang sudah ditandatangani pasien dan saksi,

10. Dokter/perawat/bidan menyimpan form inform consent yang telah ditandatangani pasien atau keluarga di dalam rekam medis pasien,

11. Dokter/perawat/bidan mendokumentasikan kegiatan.

7.   Unit terkait

Semua Unit Pelayanan

8.   Dokumen terkait

1.   Form inform consent

2.   Rekam medis

 

 

 

9.   Rekaman historis  perubahan

No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl.mulai diberlakukan