Rabu, 09 Februari 2022

SATUAN ACARA PENYULUHAN (S A P ) TERAPI AKUPRESUR DIABETES MELLITUS (DM)

 

1.         Definisi terapi Akupresur

Akupresur adalah pengobatan tradisional  berasal dari Jepang, yang telah berkembang di Asia lebih dari 5000 tahun . Akupresur mempunyai prinsip kerja, yang sama dengan Akupuntur dengan cara menstimulasi 14 sistem meridian guna menyeimbangkan bio energi yng berada di dalam tubuh yaitu, yin, yang, dan qi (chee). Setiap meridian mempunyai 400-500 titik saluran energi yang saling berhubungan dengan organ dalam, serta sistem tertentu yang berfungsi sebagai katup untuk menyalurkan energi pada seluruh tubuh. Akupresur menggunakan tangan atau benda tumpul untuk memijat (Putri & Amalia, 2019). Akupresur adalah metode non-invasiv. Akupresur akan nyaman dilakukan pada penderita Diabetes karena tidak ada ketakutan penusukan jarum. Akupresur merupakan salah satu bentuk terapi yang dapat dilakukan untuk membantu menstabilkan glukosa darah penderita Diabetes Melitus (Jumari, dkk, 2019).

 2.         Tujuan terapi Akupresur

Tujuan terapi Akupresur  untuk menyeimbangkan energi dalam tubuh, sebagai relaksasi tubuh, menyeimbangkan hormon dalam tubuh, serta meningkatkan sirkulasi darah dan mobilitas otot, meningkatkan sistem imun, menurunkan stres, dan meningkatkan kesehatan fisikal (Nurgiwiati, 2018).

3.         Manfaat terapi Akupresur

Akupresur  mempunyai manfaat untuk pencegahan penyakit, penyembuhan penyakit, rehabilitasi (pemulihan) dan meningkatkan daya tahan tubuh.

 Untuk pencegahan penyakit, akupresur bisa dipraktikan pada saat-saat tertentu secara teratur sebelum sakit, tujuannya untuk mencegah masuknya penyakit dan mempertahankan kondisi tubuh. Akupresur juga dapat bermanfaat sebagai rehabilitasi (pemulihan) dengan cara meningkatkan kondisi kesehatan sesudah sakit. Selain itu, akupresur juga bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh (promotif) walaupun tidak sedang dalam keadaan sakit (Fengge, 2012).

 4.         Pengaruh terapi Akupresur terhadap penurunan kadar gula darah

Akupresur  suatu terapi yang efektif, baik untuk mencegah maupun untuk terapi. Selain itu, tehnik akupresur mudah dipelajari dan dapat diberikan dengan cepat, biaya murah dan efektif untuk mengatasi berbagai gejala. Akupresur bisa mengaktifkan salah satu enzim metabolisme karbohidrat dan bisa berefek pada hipotalamus. Akupresur bekerja pada pankreas untuk meningkatkan sintesis insulin, meningkatkan salah satu reseptor pada sel target, dan mempercepat penggunaan glukosa didalam sel, sehingga hasilnya adalah menurunkan kadar gula yang ada di darah (Masithoh, dkk, 2016).

 5. Prosedur tindakan terapi Akupresur

A. Alat yang dibutuhkan :

1)Minyak

2)Sarung tangan

 

B. Pre interaksi

1.Memberi salam

2.Memperkenalkan diri.

3.Menjelaskan prosedur tindakan

4.Menjelaskan tujuan prosedur

5.Melakukan kontrak waktu dengan pasien

6.Menanyakan kesiapan pasien

 

C. Tahap kerja

1.Membaca Bismillah

2.Mencuci tangan sebelum tindakan

3.Mempersiapkan alat dan bahan

4.Menjaga privasi pasien

5.Posisikan pasien senyaman mungkin dengan posisi berbaring

6.Berikan minyak atau body lotion agar kulit tidak lecet

 

D. Titik titik yang di pijat

 

      1). TITIK AKUPRESUR LV 3


TITIK AKUPRESUR LV 3

  Letaknya antara ibu jari dan jari kedua , ditarik keatas sampai mentok terus di turunkan sedikit.

                    2). TITIK AKUPRESUR KI 3


TITIK AKUPRESUR KI 3

                     Letak antara mata kaki bagian dalam dan tendon asites


                     3). TITIK AKUPRESUR SP 6


TITIK AKUPRESUR SP 6

                       Letak 4 jari keatas dari mata kaki sebelah dalam


                    4). TITIK AKUPRESUR SP 36


TITIK AKUPRESUR SP 36

                                Letak 4 jari dari mata lutut sebelah luar

                D.   Cara pemijatan :

Lakukan pemujatan sebanyak 30 kali searah jarum jam.

             E. Fase terminasi

    

            F. Hasil

          1) Evaluasi hasil kegiatan dan respon klien setelah tindakan

         2) Lakukan kontrak untuk terapi selanjutnya

        3) Akhiri kegiatan dengan cara yang baik

       4) Cuci tangan

 F. Dokumentasi

      1) Catat tindakan yang telah dilakukan, tanggal, dan jam pelaksanan

      2) Catat hasil tindakan ( respon subjektif dan objektif).