Kamis, 01 Februari 2018

Pedoman Rawat Jalan Puskesmas, Akreditasi

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan hidayah-Nya, kami dapat menyelesaikan Pedoman Pendaftaran Puskesmas ............ Buku ini kami susun sebagai salah satu upaya untuk memberikan acuan dan kemudahan dalam pelaksanaan persiapan akreditasi baik oleh pendamping maupun pelaksana akreditasi  Puskesmas ...........
Akreditasi mempersyaratkan adanya pembuktian pelaksanaan seluruh kegiatan pelayanan melalui dokumentasi dan penelusuran, karena pada prinsip akreditasi, seluruh kegiatan harus tertulis dan apa yang tertulis harus dikerjakan dengan sesuai. Buku ini berisi acuan yang dapat digunakan sebagai Pedoman Pendaftaran  di Puskesmas ............ Pada kesempatan ini perkenankan saya  untuk menyampaikanucapan terima  kasih dan apresiasi kepada semua karyawan  yang  telah terlibat dalam proses penyusunan Pedoman Pendaftaran Puskesmas ............
Semoga dengan digunakannya buku ini dapat mempermudah petugas dalam melaksanakan pengelolaan Pendaftaran di Puskesmas ............

........... ,19 Januari 201
Kepala Puskesmas ...........


Dr ................
NIP : ...............



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR                                                                         2
DAFTAR ISI                                                                                     3
BAB I PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang                                                                        4
B.   Tujuan Pedoman                                                                    4
C.   Ruang Lingkup Pedoman                                                       4
D.  Batasan Operasional                                                               4
E.   Landasan Hukum                                                                   4
BAB II STANDAR KETENAGAAN
A.   Kualifi kasi Sumber Daya Manusia                                       5
B.   Distribusi Ketenagaan                                                           6
C.   Jadwal Kegiatan                                                                     6
BAB III STANDAR FASILITAS
A.   Denah Ruang                                                                          7
B.   Standar Fasilitas                                                                    7
BAB IV TATA LAKSANA PELAYANAN                                            8
BAB V LOGISTIK                                                                             9
BAB VI KESELAMATAN PASIEN                                                     10
BAB VII KESELAMATAN KERJA                                                    11
BAB VIII PENGENDALIAN MUTU                                                    12
BAB IX PENUTUP                                                                                      13




BAB I
PENDAHULUAN

          A.   Latar Belakang
Pendaftaran merupakan tempat dimana pasien mengalamim kontak langsung dengan pemberi layanan kesehatan. Kepuasan pasien pada saat proses pendaftaran tergantungn sejauh mana kebutuhannya terpenuhi, untuk itu perlu adanya dukungan sarana dan lingkungan yang memadai 

         B.   Tujuan Pedoman
1.    Pelaksanaan prosedur pendaftaran efektif, effisien
2.    Tersedianya informasi tentang pendaftaran dan terdokumentasi
3.    Adanya informasi dan pertimbangan hak dan kewajiban pasien, keluarga, petugas
4.    Menginformasikan tahapan layanan klinis kepada pasien untuk menjamin kesinambungan pelayanan
5.    Melakukan upaya mengurangi kendala fisik, bahasa dan budaya serta penghalang lain dalam memberikan pelayanan

C.   Ruang Lingkup Pelayanan
1.    Pasien
2.    Petugas pendaftaran
3.    Ruang pendaftaran
4.    Petugas klinis
5.    Pimpinan puskesmas

D.   Batasan Operasional
Pedoman ini mengatur sistem operasional proses pelayanan sehingga dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan dukungan sarana prasarana yang memadai

            E.   Landasan Hukum
1.    SK kepala Puskesmas ........... tentang layanan klinis yang berorientasi pasien
2.    Permenkes No 75 th 2014




BAB II
STANDART KETENAGAAN

A.     Kualifikasi Sumber Daya Manusia
No.
Nama
Nama Jabatan
Kualifikasi
Realisasi
1

Koordinator pendaftaran
SLTA
SLTA
2

Koordinator rekam medis
DIII Rekam Medik
DIII Keperawatan

1.    Petugas pendaftaran harus memenuhi kualifikasi minimal, SLTA dengan pelatihan tambahan rekam medis atau pelatihan kerja yang diselenggarakan puskesmas ........... (on the job training)
2.    Manakala dalam kondisi tertentu petugas dalam point 1 berhalangan/ tidak dapat hadir maka dapat digantikan oleh petugas lain dengan kualifikasi minimal lulus SLTA yang telah mendapatkan pengalaman kerja diruang pendaftaran dan rekam medis
3.    Petugas klinis  dalam dokumen ini meliputi: dokter/dr gigi, perawat/perawat gigi dengan kualifikasi lulus D3, bidan dengan kualifikasi lulus D3 kebidanan, analis kesehatan dengan kualifikasi sekolah menengah analis dengan pelatihan tambahan, assisten apoteker dengan kualifikasi sekolah menengah farmasi dengan pelatihan tambahan atau lulusan SLTA yang telah mendapatkan pelatihan pengelola obat

B.   Distribusi Ketenagaan
1.    Petugas di R. Pendaftaran & Rekam Medis 2 orang
2.    Petugas di ruang pelayanan klinis menyesuaikan dengan pedoman lain yang mengatur khusus mengenai hal ini.
No.
Nama Jabatan
Nama Petugas
Pendidikan
1
Koordinator Pendaftaran

SLTA
2
Koordinator rekam medis

DIII

 C.   Jadwal Kegiatan (pengaturan jaga)
Pengaturan jaga diatur oleh koordinator rekam medik diketahui oleh penanggung jawab UKP.
Jadwal loket pendaftaran :
Senin – Kamis          : 07.30 WIB – 12.00 WIB
Jum’at                       : 07.30 WIB – 10.00 WIB
Sabtu                         : 07.30 WIB – 11.00 WIB
           

BAB III
STANDART FASILITAS

A.   Denah Ruang

B.   Standart Fasilitas
1.    Kartu rawat jalan
2.    Rekam medis
3.    ATK
4.    Komputer
5.    Form pendaftaran
6.    Nomor urut
7.    Personal folder





BAB IV
TATALAKSANA PELAYANAN

Pasien datang mengambil nomor antrian pendaftaran sesuai dengan tujuan (KIA, Kesehatan Gigi dan Mulut, Ruangan Pemeriksaan Umum). Pasien dipanggil ke loket pendaftaran sesuai dengan nomor antrian. Bagi yang belum pernah berkunjung ke Puskesmas ...........(Kunjungan Baru), pasien mendaftarkan diri dengan menyampaikan data nama, umur, alamat, nama KK, & keperluan, ke Petugas Loket, dengan membayar karcis retribusi Rp. 10.500,-  kemudian semua data dimasukkan ke Komputer, sementara Petugas Loket pendaftaran membuatkan Kartu berobat, Pasien menuju ke tempat pelayanan yang lain.
Bagi Pasien yang membawa kartu, dipanggil ke loket pendaftaran sesuai dengan nomor antrian pendaftaran dapat langsung menyodorkan kartu berobat dan membayar karcis retribusi Rp. 10.500,-. Setelah semua data dimasukkan ke Komputer Pasien menuju tempat pelayanan yang lain.
Untuk Pasien BPJS PBI, BPJS Mandiri dan Askes tidak dikenakan biaya sama sekali, yang berhak menentukan rujukan adalah Dokter. Untuk pasien rujukan harus diikutkan ke Puskesmas untuk diperiksa dokter, kecuali membawa surat diagnosa dari dokter. Pasien rujukan hanya dapat diwakilkan jika pasien yang bersangkutan sudah berada di Ruang IGD Rumah Sakit setempat.
Di Poli Pasien akan mendapatkan pelayanan yang diinginkan sesuai standart. Setelah Pasien mendapatkan pemeriksaan, pengobatan dan konseling pasien menuju apotik untuk mengambil obat kemudian pulang.
Setelah dari Poli sesuai keperluan, pasien bisa dirujuk ke Laboratorium, Pojok Gizi,  dll. Bila di Poli / Unit pelayanan  yang lain ada tindakan medis pasien akan dikenakan biaya tindakan sesuai Perda dan dibayar di Kasir  .


A.    
BAB V
LOGISTIK

Kebutuhan  logistik proses pendaftaran :
1.    ATK
2.    Komputer
3.    Form pendaftran
4.    Nomor urut
5.    RM kartu rawat jalan
6.    Personal folder
Kebutuhan logistik dipenuhi dengan prosedur
1.    Koordinator rekam medik menulis kebutuhan barang dibuku permintaan barang pengelola barang
2.    Pengelola barang memverifikasi ketersediaan barang, kemudian meminta persetujuan kepala puskesmas
3.    Kepala puskesmas memberikan persetujuan dan mengembalikan buku kepada pengelola barang
4.    Pengelola barang mengeluarkan barang sesuai kebutuhan koordinator Rekam medik
5.    Koordinator rekam medik memeriksa kondisi barang dan menandatangani bukti penerimaan barang
6.    Koordinator rekam medik memanfaatkan barang sesuai kebutuhan



BAB VI
KESELAMATAN PASIEN
Keselamatan pasien dalam proses pendaftaran dimulai dari:
1.    Proses pendaftaran: kemungkinan kekeliruan identifikasi pasien dikurangi kemungkinannya dengan pelaksanaan pendaftaran sesuai SOP
2.    Rekam medis: kemungkinan kekeliruan pengambilan  rekam medis dengan pelaksanaan pendaftaran sesuai SOP
3.    Keterlambatan rujukan dikurangi kemungkinannya dengan membuat SOP dengan termpat rujukan
4.    Kendala fifsik yang potensial menimbulkan masalah keselamatan dikurangi dengan menyediakan alat bantu keterbatasan fisik dan petugas yang mampu membantu.
5.    Masalah yang mungkin timbul dalam proses kajian awal diatasi dengan adanya petugas yang kompeten



BAB VII
KESELAMATAN KERJA
Manajemen puskesmas berkewajiban mengupayakan peralatan dan ruang kerja yang memenuhi syarat ergonomis:
1.    Peletakan komputer pada meja yang memadai
2.    Bentuk kursi nyaman
3.    Tempat peralatan yang dekat
4.    Memberikan ruang yang cukup untuk lalu lalang petugas dan pasien
5.    Ruangan penyimpanan arsip tertutup
6.    Ruang pelayanan pengkajian awal yang memisahkan pasien lansia dan non lansia



BAB VIII
PENGENDALIAN MUTU
Sistem kendali mutu dilakukan dengan mekanisme:
1.    Menilai kepuasan pelanggan dan membuat  tindak lanjutnya
2.    Melakukan evaluasi penyampaian informasi ditempat pendaftaran
3.    Membuat syarat kompetensi pemberi pelayanan
4.    Mengikut sertakan petugas dalam pelatihan
5.    Melakukan koordinasi antar unit
6.    Melakukan identifikasi hambatan  dan melakukan upaya pengendaliannya





BAB IX
PENUTUP
            Pedoman proses pendaftaran pasien ini diharapkan dapat menjadi bahan penyusunan panduan dan SOP sehingga mutu pelayanan dan keselamatan pasien puskesmas ........... dapat terjamin.