Sabtu, 21 April 2018

SOP TATA LAKSANA KONJUNGTIVITIS


SOP TATA LAKSANA KONJUNGTIVITIS






TATA LAKSANA KONJUNGTIVITIS




SOP
No. Dokumen
:
/006/08/201
No. Revisi
:

Tanggal Terbit
:
3 Agustus 201
Halaman
:
1 / 2
UPT Puskesmas












Pengertian
KONJUNGTIVITIS adalah peradangan pada konjungtiva dapat di sebabkan oleh bakteri, virus,jamur,parasit,reaksi alergi / bahan kimia dengan gejala rasa seperti benda asing di mata,gatal,perih,mata merah dan berair tetapi tajam normal,kelopak mata bengkak.
Tujuan
Untuk memberikan tata laksana yang tepat pada pasien KONJUNGTIVITIS
Kebijakan
SK
Referensi
Ø  Kapita Selekta Kedokteran Jilid I, 2001
Ø  Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Faskes Tingkat Pertama (Kepmenkes RI nomor HK.02.02/Menkes/514/2015)

Prosedur /
Langkah-Langkah
a.    Perawat memanggil pasien sesuai nomor urut,
b.   Perawat mencocokkan identitas pasien dengan Rekam Medis, jika ada ketidak sesuaian data petugas mengkonfirmasikan dengan sub unit pendaftaran,
c.    Perawat melakukan pemeriksaan Tanda Vital,
d.   Perawat mencatat hasil pemeriksaan Tanda vital di form Rekam Medis,
e.    Perawat melaporkan hasil pemeriksaan tanda vital kepada Dokter Pemeriksa,
f.     Perawat menyerahkan form Rekam Medik kepada Dokter Pemeriksa,
g.    Dokter melakukan anamnesa :
h.   Dokter menayakan keluhan utama pasien,
i.     Dokter menanyakan kapan pasien mulai sakit,
j.     Dokter menanyakan apakah mata pasien tarasa gatal,pedih,pegel,
k.   Dokter menanyakan apakah mata pasien keluar sekret,
l.     Dokter menanyakan apakah pasien ada keluhan lain dan riwayat alergi obat
m.  Dokter melakukan pemeriksaan mata dengan senter,
n.   Dokter menuliskan hasil pemeriksaan di form pasien,
o.    Dokter menuliskan hasil kesimpulan pemeriksaan /diagnosa di form pasien,
p.   Dokter menuliskan resep obat dengan:
q.    kloramfenicol tetes mata 1 tetes 6 kali sehari atau salf mata 3 xsehari selama 3 hari
r.    bila perlu ditambahkan pengobatan secara simtomatik
s.    Dokter memberi nasihat kepada pasien tentang anjuran /pantangan,
t.      Dokter memberi nasihat untuk periksa lagi ke Puskesmas apabila obat sudah habis tetapi penyakit bekkum sembuh,
u.   Dokter menyerahkan blangko resep kepada pasien,
v.    Dokter mencatat terapi CONJUNGTIVITIS di form Rekam Medik
w.  Dokter meyerahkan form Rekam Medis kepada Perawat utuk dicatat di buku Regiter pasien,
x.    Perawat mencatat diagnosa dan terapi di buku register pasien.
Unit Terkait
1.   RuanganPemeriksaan Umum
2.   Ruangan MTBS
3.   Ruang Farmasi
4.   Laboratorium